Jamur Tiram Putih Blog
Selain menjual hasil ke pasar, Jamur Tiram Putih bisa dijual ke konsumen dalam bentuk hidangan. Sudah tentu keuntungan lebih meningkat, karena kita yang menentukan harga hidangan tersebut.
Strategi pemasaran dalam bentuk hidangan langsung atau membuka rumah makan, sudah dijalankan oleh sepasang suami-istri di Yogyakarta, di Depok dan ditempat lainnya.
Baiklah untuk melihat bagaimana peluang usaha Jamur Tiram [...]
Jamur Tiram Putih yang marak dipasaran sudah merupakan komoditi yang bernilai tinggi dan sangat digemari oleh masyarakat. Salah satu hambatan adalah terbatasnya kesegaran Jamur Tiram Putih. Untuk mengatasi kendala tersebut diperlukan kreatifitas supaya menambah nilai jual Jamur Tiram Putih. Contoh variasi Jamur Tiram Putih yang dihasilkan sebagai makanan olahan adalah:
Kripik Jamur Tiram Putih berbagai [...]
Salah satu hoby Mas Haryo adalah memancing ikan dan piara burung. Mas Haryo adalah si penjaga Kumbung kami. Selain sudah dikenal masyarakat sekitar, Mas Haryo juga sudah dikenal oleh piaraannya. Contohnya ketika Mas Haryo memanggil piaraannya dengan memanggil ker….ker….ker…., datanglah burung, ayam beserta rombongan.” Selain memanggil fungsinya juga sebagi pemberi semangat agar mereka cepat berkembang biak,”kata Mas Haryo. “Mbelgedes…, Mas yang bener aja emang tuh burung ngerti apa?”, sahut saya. Jangankan burung, Jamur Tiram aja ngerti kok! Kalau saya panggil ker….ker…, tuh si Jamur akan cepat besar.
Ker…ker…setiap hari Mas Haryo memanggil si Jamur Tiram seperti memanggil Ayam. Wah jangan-jangan sudah nggak waras nih orang, kok Jamur Tiram diperlakukan seperti Ayam. Pinta saya ke Mas Haryo supaya jangan keras-keras berbunyi ker..ker.., supaya si Jamur Tiram tidak stress dengar suara Mas Haryo.
Seminggu telah berlalu, sampai saya dikejutkan dengan panggilan Mas Haryo. “Ini harus diabadikan”,teriak Mas Haryo. “Ada apa sih, kok sampai minta difoto si Mas Haryo,”gumam saya. Lihat di dalam kumbung, teori saya terbukti!”,sahut Mas Haryo. Di dalam kumbung saya dapati Jamur Tiram ukuran besar sekali. Wah, ternyata ucapan Mas Haryo ada benarnya. Atau memang kebetulan saja? Ini fotonya:

Kumpulan pertanyaan yang sering ditanyakan pembaca. Jika ada pertanyaan baru akan ditambahkan ke dalam tulisan ini.

KUMBUNG
Berapa suhu dan kelembaban yang diperlukan di dalam Kumbung Jamur Tiram Putih.?
Suhu antara 22 sampai dengan 30 derajat celcius. Kelembaban antara 60 sampai 80 persen. Untuk menjaga suhu dan kelembaban dengan cara menyiramkan air ke lantai tanah dan mengkabutkan ruangan dengan penyemprot air dengan butiran air yang halus. Cek ruangan dengan menggunakan thermometer dan hygrometer.

Kedua alat tersebut bisa didapat di toko pertanian, aksesoris mobil atau alat kesehatan.

Berapa luas Kumbung Jamur Tiram Putih yang diperlukan untuk 5000 baglog?

Minimal 40m persegi. Atap tinggi kurang lebih 3m. Dengan asumsi 1 rak tinggi minimal 200 cm, jarak antar rak minimal 80 cm. Jarak antar rak berguna untuk keluar masuk, mengkabutkan ruangan dan memetik Jamur Tiram Putih….selanjutnya…
Berikut ini adalah ringkasan siklus hidup dari Jamur Tiram Putih. Suatu Jamur Tiram Putih dewasa mempunyai bilah-bilah atau sekat-sekat yang jumlahnya banyak. Di dalam bilah-bilah tersebut terdapat bagian yang disebut Basidia. Di ujung Basidia terdapat kantung yang berisi banyak spora atau disebut juga Basidiospore. Fungsi Spora adalah untuk berkembang biak. Untuk membuat bibit induk atau F1, diambil bagian bawah tudung ini dengan ukuran 3 mili persegi yang dimasukan ke dalam cawan petri/tabung reaksi yang berisi PDA.
Setelah Spora-spora dilepaskan ke suatu media, selanjutnya akan terbentuk miselium,yaitu suatu jaringan sambung menyambung berwarna putih. Tahap selanjutnya miselium akan terbentuk sampai menjadi miselium dewasa. Selanjutnya akan terbentuk bakal Jamur Tiram Putih. Setelah menjadi dewasa, Jamur sudah dapat dipanen atau dipersiapkan kembali untuk menjadi bibit induk.


