Jamur Tiram Putih yang marak dipasaran sudah merupakan komoditi yang bernilai tinggi dan sangat digemari oleh masyarakat. Salah satu hambatan adalah terbatasnya kesegaran Jamur Tiram Putih. Untuk mengatasi kendala tersebut diperlukan kreatifitas supaya menambah nilai jual Jamur Tiram Putih. Contoh variasi Jamur Tiram Putih yang dihasilkan sebagai makanan olahan adalah:

Kripik Jamur Tiram Putih berbagai rasa, Nugget Jamur Tiram Putih, Sate/Tongseng Jamur Tiram Putih dll.

Mungkin anda belum pernah mendengar Saos Jamur Tiram Putih. Ya Saos Jamur Tiram Putih. Bukan Saos Tiram! Saos Jamur Tiram Putih ini pertama kali diperkenalkan oleh para mahasiswa dari Bandar Lampung.

Setelah mencoba beberapa formulasi akhirnya didapat perbandingan 1:2.  Yaitu ½ bagian cabai dan 1 bagian Jamur Tiram Putih.

Kedua bahan tersebut dicuci sampai bersih, kemudian diblender sampai halus. Kemudian dilakukan perebusan dengan gula pasir, garam, vetsin dan tepung maizena hingga mengental. Setelah itu dicampur dengan kecap inggris, cuka dan natrium benzoate sambil diaduk rata. Setelah mendidih dan mengental saos siap dituangkan ke dalam botol-botol yang telah steril. Setelah itu botol masih harus direbus lagi agar produk yang dihasilkan benar-benar steril. Setelah diberi label produk siap dipasarkan. Untuk menambah meyakinkan konsumen produk perlu didaftarkan di Depkes/BPOM.

Setelah melalui semua proses di atas produk Saos Jamur Tiram Putih siap dijual ke konsumen. Gabungan kandungan antara Jamur Tiram Putih dan Cabai merah menghasilkan khasiat yang benar-benar bermanfaat. Semua itu perlu dicantumkan dilabel dan jangan lupa produk Saos Jamur Tiram Putih ini tidak mengandung zat pewarna buatan.